Senin, 31 Oktober 2011

LAPORAN PRAKTEK KEPEMUDAAN

LAPORAN PRAKTEK KEPEMUDAAN


PELATIHAN SEPAK BOLA BAGI PEMUDA

Diajukan untuk memenuhi tugas akhir
Mata Kuliah Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan
Semester VII


 
Disusun Oleh :
Jajang Agus







PROGRAM SI PGSD
2011






KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT. Dengan Rahmat dan Hidayahnya kami dapat membuat laporan praktek kepemudaan ini, tiada lain untuk mengisi pembangunan nasional baik pembangunan fisik maupun pembangunan mental demi kemakmuran. Sebab kemakmuran tidak datang dengan sendirinya tetapi harus melalui perbuatan yang termapil.

Kewajiban kita adalah menyalakan terus jiwa semangat, dengan tekad rela brkorban dan bekerja keras dengan penuh pengabdian dan tanggung jawab.

Sekian, semoga laporan praktek kepemudaan ini dapat bermanfaat. Khususnya bagi bagi penulis, umumnya bagi generasi yang akan datang. Amiin.
 
                                                                                         


                                                                                      Tasikmalaya, 29 Oktober 2011




BAB I
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
Permainan secara garis besar merupakan bagian dari cabang olahraga yang dapat dikelompokkan dengan berbagai sudut pandang. Dengan demikian, permainan ini dapat juga dikelompokkan seperti berikut ini.
    1. Berdasarkan jumlah pemain.
a.       Permainan beregu.
b.      Permainan perorangan.
c.       Permainan berpasangan/ganda.
    1. Berdasarkan sifat permainan.
a.       Untuk mengembangkan fantasi.
b.      Untuk mengembangkan kemampuan berfikir.
c.       Untuk mengembangkan rasa seni.
d.      Untuk mengembangkan aspek kebugaran jasmani dan motorik.
    1. Berdasarkan alat yang dipakai.
Tanpa alat dan dengan alat (bola dan selain bola).
    1. Berdasar bola yang dipakai
a.       Permainan bola (berat atau ringan).
b.      Permainan bola besar  (berat atau ringan).
Permainan sepak bola merupakan permainan yang sangat digemari masyarakat, oleh sebab itu, permainan ini merupakan olahraga rakyat. Keterampilan gerak dasar sepak bola terdiri dari macam-macam menendang bola, menghentikan bola, menggiring bola dan menyundul bola.

  1. Tujuan
Secara umum dari pelatihan sepak bola ini bertujuan untuk hal-hal berikut ini.
1.                Meningkatkan penguasaan keterampilan gerak dasar permainan sepak bola, termasuk gerak dasar dari setiap cabang olahraga.
2.                Memberikan berbagai macam gerak.
3.                memberikan kegiatan pada otot besar, serta dapat menghasilkan pengembangan serta pengontrolan otot jadi lebih baik.
4.                mengembangkan kelincahan dan reaksi peserta, seperti start, stop, mengelak, meloncat, melompat, dan mengubah arah.
5.                Mempertinggi kesiapsiagaan mental dalam bereaksi pada situasi bermain, seperti kerja sama, bermain berpasangan, kelompok atau tim/beregu.  
6.                Mengerti dan mengikuti arah/petunjuk dalam hal-hal berikut.
a.       Mempelajari bermain dan kerja sama dengan lain tanpa terjadi pertengkaran, perselisihan dan percekcokan.
b.      Mendorong sikap sport play (sportif), jujur dan menghargai yang lain.
c. Meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan peserta.
d.      Meningkatkan penalaran, keterampilan, sikap, mental, dan moral.
e. Mengisi waktu luang.
f. Menyalurkan kelebihan tenaga.
g.Sarana menikmati rasa kesenangan dan rekreasi.
h.      Sebagai penyembuhan bagi yang sakit untuk menaikkan harga diri sebagai suatu pencapaian prestasi.
i.  Mendidik peserta melalui permainan.

  1. Hasil Kegiatan
Setelah aktivitas diatas sudah dikuasai oleh peserta, untuk latihan-latihan selanjutnya dapat dilakukan dengan yang lebih menantang bagi peserta. Perlu diingat bahwa permainan yang diberikan adalah untuk memberikan pada peserta berbagai macam gerak yang berhubungan dengan menendang, menghentikan dan menggiring, yang dilakukan dengan kelompok kecil.
Hasil kegiatan dari pelatihan sepak bola ini adalah peserta mampu melakukan permainan sepak bola, diantaranya :
Peserta mengetahui teori permainan sepak bola.
Memahami dan melaksanakan berbagai macam keterampilan dasar dari keterampilan  bermain sepak bola.






BAB II
PELAKSANAAN PROGRAM

  1. Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Tempat dan waktu pelaksanaaan
Tempat Kegiatan         : Lapangan sepakbola kepunduhan Sinagar.
Waktu Pelaksanaan     : Hari Jum’at, 14 Oktober 2011 dan Sabtu, 15 Oktober 2011 pukul 15.00-17.00.

  1. Materi Pelatihan/Kegiatan
Sepak bola memiliki beberapa karakteristik. Gerak dasar dalam permainan sepak bola berkait dengan keterampilan teknik yang ada dalam permainan.
Gerak-gerak dasar dalam permainan sepak bola meliputi unsur berikut.
1.      macam-macam menendang bola.
2.      macam-macam menghentikan bola.
3.      macam-macam menggiring bola.
4.      macam-macam menyundul bola.
Aplikasi permainan mengoper dan menendang bola dengan kelompok bermain pada lapangan yang terbatas.
Praktek sikap awal, permainan mengoper dan mengikuti, menendang dan menghentikan bola, pengembangan permainan menendang bola, bermain dengan tiga keterampilan, pelaksanaan menggiring (dribble) bola dan pengembangan permainan men-dribble bola.

  1. Strategi dan Deskripsi Kegiatan
Strategi kegiatan yang digunakan meliputi ceramah, praktek, dan demonstrasi. Melalui strategi tersebut peserta diharapkan dapat menguasai teori dan praktek gerak dasar permainan sepak bola.
Deskripsi kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Gerak dasar permainan sepak bola.

Permainan mengoper dan menendang bola dengan kelompok bermain pada lapangan yang terbatas.

  1. Sikap awal
Peserta dijadikan beberapa kelompok dalam satu kelompok terdiri dari 7 atau 8 orang. Setiap kelompok mendapat satu bola dan bergerak menuju gawangnya sendiri, bola dioper-operkan, apabila semua pemain telah menerima giliran menyentuh bola, boleh dilakukan tendangan ke arah gawang.

  1. Permainan mengoper dan mengikuti
Setiap kelompok peserta membuat posisi berbaris berhadapan di belakang dua penanda yang terpisah dengan jarak 5-10 meter seorang peserta mengoper pada peserta lain yang berada paling depan dari kelompok dihadapannya, setelah itu peserta lari secepatnya ke arah paling belakang kelompok yang lain. Setiap peserta melakukan pola ini. Setiap peserta istirahat setelah melakukannya 3-5 menit.

  1. Menendang dan menghentikan bola

5
 
Setiap kelompok peserta membuat posisi sebuah lingkaran yang menghadap ke tengah. Sebuah bola diberikan pada salah seorang peserta yang ada dalam kelompok lingkaran. Peserta tersebut akan meletakkan bola didepannya, kemudian akan ditendangnya ke arah yang diinginkannya (tentu saja ke arah yang dituju akan belum mencapai sasaran, hal ini tidak menjadi masalah). Menendang bola tersebut tidak ditentukan apakah dengan ujung kaki, kaki bagian dalam atau dengan kura-kura kaki pada awalnya ini tidak ditekankan.

  1. Pengembangan dan menghentikan bola
a.       Jarak atau besarnya lingkaran setiap kelompok atau jumlah peserta dari setiap kelompok, dapat mengubah atau menambah, tetapi harus disesuaikan dengan keadaan dan keterampilan peserta.

b.      Bola yang diberikan pada setiap kelompok lingkaran, pada awalnya hanya satu saja, kemudian setelah itu pemberian bola dapat diperbanyak sehingga lebih menarik.

c.       Apabila menghentikan bola dengan kaki, peserta harus berusaha bagaimana agar bola itu tidak memantul lagi dari kaki. Kalau bola dilemparkan oleh teman atau melambung tinggi usahakan agar menghentikan bola dengan dada atau dengan paha atau dengan kura-kura kaki . (baik bagian kiri atau bagian kanan).

d.      Pada awal pembelajaran bola ditendang dengan bebas dengan semua dari bagian kaki. Setelah itu dapat ditentukan apakah di tendang dengan kaki bagian dalam saja, punggung kaki (kura-kura) atau tumit.

e.       Tendangan juga dapat ditentukan, apakah dengan kaki kiri saja atau kaki kanan saja.

  1. Bermain dengan tiga keterampilan
Permainan ini memerlukan 5-7 orang peserta. Ini akan bermanfaat karena meliputi melempar bola, mengontrol bola, menggiring bola, juga lari. Letakan tiga penanda berbentuk segitiga dengan masing-masing sisi. Seorang pemain dari kelompok A melakukan lemparan ke dalam. Seorang pemain dari kelompok B berlari dan mengontrolnya. Pemain kelompok B tersebut menggiring bola mengitari penanda 3 separti yang ditunjukkan, lalu lari ke belakang kelompok A, sedangkan peserta yang melemeparkan bola tadi lari bergabung dan mengambil posisi di belakang kelompok B. sementara itu 2 peserta yang lain mengulangi permainan itu.

  1. Pelaksanaan menggiring (dribble) bola
Setiap kelompok peserta membuat posisi sebuah lingkaran yang menghadap ke tengah. Sebuah bola diberikan pada salah seorang peserta yang ada dalam kelompok lingkaran. Peserta tersebut akan meletakkan bola didepannya, kemudian akan melakukan menggiring (dribble) bola ke arah depan menuju salah seorang teman yang berada didepannya. Setelah ia sampai pada teman yang dituju, bola diserahkan pada teman  tersebut dan ia akan menggantikan tempat berdiri temannya tersebut, sedangkan temannya tadi akan men-dribble bola pula pada teman yang berada didepannya, yaitu yang belum mendapat bagian. Begitu selanjutnya.



   

BAB III
TEMUAN DAN HASIL

  1. Temuan/Hasil Evaluasi Proses
Dari proses kegiatan pelatihan permainan sepak bola dapat dikatakan lancar, karena peserta dapat merasakan dan menjelajahi pola gerak dasar permainan sepak bola sehingga mereka dapat menemukan berbagai macam gerak dasar permainan sepak bola tersebut. Permainan tersebut di antaranya adalah berikut ini.
Permainan mengoper dan menendang bola dengan kelompok bermain pada lapangan yang terbatas.
a.       Bermain menendang dan menangkap bola
Dua kelompok regu berdiri berhadapan dengan posisi bebas pada jarak 10 – 15 meter. Salah satu regu yang berada dibelakang garis batas dengan sebuah bola di tangan siap menendang bola lambung ke arah seberang, berusaha bolanya dapat melewati garis batas. Regu seberang siap menangkap bola lambung dalam daerahnya dari regu penendang. Apabila bola dapat ditangkap maka diberikan nilai satu bagi regu penangkap. Lakukan bergantian setelah ada aba-aba. Regu penendang mendapat nilai satu, bila bola yang ditendang melewati garis batas 10 – 15 meter. Regu yang banyak mengumpulkan nilai menjadi regu yang memenangkan pertandingan.

b.      Bermain menendang dan menghentikan bola serta berlari ke tempat kosong
Dua lelompok regu masing-masing terdiri dari 4 – 7 orang, bermain menendang bola di arahkan tepat kepada teman yang masing-masing berjarak 2 meter, kemudian segera si penendang lari ke tempat lingkaran yang kosong. Penerima tendangan menghentikan bola dan segera mengoper bola ke teman yang lain dan segera pula lari ke tempat lingkaran yang kosong. Lakukan secara bergantian, regu yang salah oper atau salah lari diganti oleh teman seregu yang lain.





c.       Bermain mengiring dan menyundul bola
Dua pasang regu berhadapan berbaris ke belakang di garis awal dengan jarak 20 meter. Setelah ada aba-aba, peserta secepatnya menggiring bola menuju rintangan ditengah, kemudian memutarinya. Setelah itu ia mengambil bola dengan tangan untuk dilambungkan, disundul, dan ditangkap kembali berulang-ulang menuju teman seregu yang berdiri pada garis seberang lainnya. Kemudian, teman seregu segera melakukan kegiatan yang sama. Pemenang adalah regu yang paling cepat melakukan lomba tersebut.

d.      Bermain menggiring dan memasukkan bola ke dalam gawang
Dua kelompok regu menggiring bola di dalam lingkaran. Arah dan cara menggiring, bebas. Apabila penyaji menyebut suatu nomor maka 2 orang peserta dari regu berbeda yang bernomor sama, secepatnya menggiring bola ke luar lingkaran dan menembakkan bola menuju ke dalam salah satu gawang yang tersedia.
Nilai satu diberikan pada regu yang memasukan bola ke dalam gawang. Peserta yang lebih cepat memasukkan bola mendapat tambah satu nilai lagi. Regu yang banyak mengumpulkan nilai adalah pemenangnya.

  1. Temuan/Hasil Evaluasi
Setelah semua materi disampaikan dan dilaksanakan, peserta diajak berkumpul sambil duduk santai mengkaji ulang pembelajaran yang baru dilaksanakan, dan memberikan koreksi dan contoh gerakan yang benar dan salah tetapi tidak bermaksud mencari kesalahan peserta.
Setelah gerak dasar permainan sepak bola dikuasai, untuk latihan-latihan selanjutnya dapat dilakukan dengan yang lebih baik dan kreatif. Hal tersebut menunjukkan bahwa peserta dapat menerima dan mengaplikasikan dengan baik.

  1. Pembahasan


 
Pada pembahasan ini, penulis membandingkan antara tujuan dengan hasil. Melalui perbandingan tersebut dapat dilihat bahwa secara keseluruhan peserta pelatihan dapat mencapai tujuan yang diharapkan yaitu :
Peserta dapat memahami teori gerak dasar permainan sepak bola. Pengembangan permainan sepak bola dengan cara membuat variasi dalam menata kelompok, gerak menendang divariasikan dengan menendang sambil bergerak ke depan, samping kiri dan kanan, dan menendang bola yang dilambungkan, gunakan seluruh bagian kaki. Menggiring bola dengan mengelilingi lingkaran, mengiring (men-dribble) bola zig-zag, men-dribble dengan berpasangan atau men-dribble bola dan peserta lainnya berusaha merebut bola dari peserta yang melakukan dribble.
Menghentikan bola dengan berbagai posisi kaki (kaki bagian dalam, ujung jari kaki, kura-kura dan lain-lain).
Peserta dapat mempraktekan sikap awal, permainan mengoper dan mengikuti, menendang dan menghentikan bola, pengembangan permainan menendang bola, bermain dengan tiga keterampilan, pelaksanaan menggiring (dribble) bola dan pengembangan permainan men-dribble bola.
Peserta dapat mengembangkan beberapa bentuk modifikasi permainan sepak bola.



  1. Gambaran Keaktifan
Dari 15 orang peserta yang mengikuti pelatihan dapat dikatakan sebanyak 12 orang aktif dan 3 orang cukup aktif. Gambaran tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :
No.
Nama
Keaktifan
Keterangan
1.



2.



3.



4.



5.



6.



7.



8.



9.



10.



11.



12.



13.



14.



15.








BAB IV
KESIMPULAN, SARAN, DAN TINDAK LANJUT


A.    Kesimpulan
Pembelajaran permainan sepak bola diberikan dengan cara bermain yang meliputi gerak menendang secara bergiliran, menendang dan menendang bola, bola dilambungkan oleh satu kelompok, sedangkan kelompok lain menendangnya bermain mengoper bola dan mengarahkan bola ke gawang, bermain menendang dan menghentikan bola, bermain menyundul bola serta bermain menggiring dan memasukan bola ke gawang.
      Dari kegiatan yang dilakukan selama 2 kali pertemuan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan gerak dasar permainan sepak bola sangat diminati oleh peserta. Selain itu juga peserta merasa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk bekal mereka saat ini dan masa mendatang. Oleh karena itu kegiatan pelatihan gerak dasar permainan sepak bola dapat dikatakan berhasil dengan tingkat partisipasi yang tinggi.
  
B.     Saran
Kegiatan ini hendaknya diikuti oleh peserta yang lebih banyak. Perlu juga dilakukan dengan waktu yang lebih lama, serta mendapat dukungan dari kalangan masyarakat yang lebih luas tiada lain yaitu untuk mengisi pembangunan nasional baik pembangunan fisik maupun pembangunan mental demi kemakuaran rakyat Indonesia. Sebab kemakmuran tidak datang dengan sendirinya tetapi harus melalui suatu perbuatan terpuji.

C.     Tindak Lanjut
Setelah mendapatkan materi pelatihan aplikasi gerak dasar permainan sepak bola, maka pelatihan selanjutnya dapat diberikan dengan mengembangkan beberapa bentuk modifikasi permainan sepak bola.

D.    Lampiran Format Identifikasi Kebutuhan Pemuda


FORMAT IDENTIFIKASI KEBUTUHAN KEGIATAN
KEPEMUDAAN
 
No
Nama Pemuda
Identitas
Identitas
Identitas
Minat Kegiatan Kepemudaan
Cita-cita
Jenis Kelamin
Usia
Pendidikan
1.






2.






3.






4.






5.






6.






7.






8.






9.






10.






11.






12.






13.






14.






15































Tidak ada komentar:

Poskan Komentar